Langsung ke konten utama

Lokasi Prostitusi Picu HIV.AIDS

UBI --- Adanya lokasi prostitusi di seputar perusahaan Minyak dan Gas (Migas) di Kabupaten Fak-Fak Papua Barat, dinilai dapat memicu mudahnya penyebaran HIV/AIDS di kalangan masyarakat umum. “Sejauh ini, kami tetap melakukan penyuluhan di sejumlah lokasi prostitusi terutama di kawasan perusahaan minyak dan gas dan mengerahkan tim khusus memberi penyuluhan kepada anggota prostitusi supaya meminimalisir penyebaran HIV/AIDS,” ujar Laode Harifu,  Direktur Yayasan Pengembangan Kawasan Timur, Senin (13/6) di Jayapura.

Laode mengatakan, kehadiran perusahaan asing terutama migas di Kabupaten Fak-Fak memudahkan orang tertentu menyediakan lokasi prostitusi, dan tempat hiburan malam lainnya. “Juga disebabkan mobilisasi masyarakat dari luar Papua yang semakin meningkat,” ujar Ode.

Berdasarkan pendataan Yayasan Pengembangan Kawasan Timur (Yosabat) yang bekerja sama dengan Global Fund, UNDP, FHI-USAID, sedikitnya terdapat 250 kasus HIV/AIDS pada bulan Mei 2011. Menurutnya, kerja sama tim untuk mensurvei dan memberi penyuluhan HIV/AIDS di beberapa lokasi prostitusi belum maksimal karena belum adanya pendanaan dari Pemerintah setempat.

“Walaupun demikian, kami tetap kerja terkonsentrasi pada lokasi prostitusi untuk melaksanakan penyuluhan HIV/AIDS,” pungkasnya. (Karolus) Ad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Sang Khalik Memanggil Pulang

 Mendung hitam di langit akhir September  2014 seakan memberi isyarat pada penghuni jagat bahwa ada unsur kehidupan semesta yang pamit pulang ke keabadian. Berpisah kepada kehidupan untuk kembali lagi ke tanah. Penghujung September kelabu, tak ada  riang menghiasi wajah-wajah anak jagat. Malaikat maut merampas kebahagiaan, menghalau kegembiraan. Menyoraki tangisan dan nestapa. Lonceng kematian terus berdentang kuat, mendendangkan kidung-kidung nestapa. Mendiang bapak Hermanus Huru pamit pulang ke rahim Ilahi. Pamit tanpa basa-basi, namun meninggalkan wasiat-wasiat tersirat menjadi catatan-catatan dan kenangan-kenangan yang terbungkus rapi dalam balutan kalbu.  "Sebelum saya dipanggil pulang, Tuhan perkenankan saya melihat anak-anakku bahagia". Sepenggal doa dirapalkannya ke langit yang rupanya disambut baik sang Khalik.  Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya saat perjalanan pulang dari RSUD Ben Mboy Ruteng, beliau dibuntuti sejumlah penyakit mulai dari khatara...

Penjajahan Pribadi

Pribadi kita dilahirkan ke semesta untuk suatu tujuan, untuk diri sendiri dan orang lain. Memiliki tujuan apabila berguna dan bermanfaat/berfaedah. Berguna bagi diri sendiri jika sanggup mempertahankan kehidupan yang sedang dialami, dalam bentuk dan cara apa saja. Sementara bagi orang lain atau sesama, berguna jika membawa keuntungan, dalam arti membawa efek yang baik.  Pribadi adalah manusia sebagai perseorangan (KBBI). Jadi, disebut pribadi apabila jika ditujukan kepada per-orang. Pribadi hanya khusus disebut untuk manusia! Tempat pertama manusia hidup adalah rahim ibu. Siapapun yang mengaku pribadi manusia, tidak pernah mengetahui pengalaman-pengalaman selama dalam kandungan, kecuali yang mengandung.  Baru setelah di alam kedua, seorang pribadi berinteraksi dengan lingkungan sosial yang disebut keluarga. Di sinilah tempat pertama pembentukan pribadi. Termasuk ajaran-ajaran apapun maupun mitos-mitos dalam semua dimensinya turut berpengaruh dalam pola sikap dan pengambilan ke...

Kids Zaman Now, Korban Perhambaan Teknologi?

 Istilah 'Kids Zaman Now' lebih diperuntukkan bagi anak-anak atau kalangan yang hidup di zaman sekarang. Perbedaan gaya hidup 'Kids Zaman Old' dan Kids Zaman Now' terletak pada kebiasaan. Kehidupan 'Kids Zaman Old' lebih mendominasi ruang nyata, sementara 'Kids Zaman Now' lebih mendominasi ruang maya. Kids Zaman Old ditandai dengan kesenangan seperti bermain kucing- kucingan, kejar-kejaran. Sedangkan Kids Zaman Now ditandai dengan kesenangan berselancar di internet, bermain game dan sejenisnya.Barangkali itulah yang membedakan Kids Zaman Old dan Zaman Now. Kata Kids sebagai bentuk jamak dari kid, diserap dan diadaptasi dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Kid berarti anak, sedangkan kids berarti anak-anak. Jadi, Kids Zaman Now berarti anak-anak yang hidup dizaman sekarang. Apa yang membedakan kehidupan anak-anak zaman sekarang dan zaman dulu adalah kebiasaan dan gaya hidup. Kids Zaman Now adalah generasi yang lahir tahun 90-an hingga tahun 2000-a...