Langsung ke konten utama

Warga Distrik Senopi Gelar HUT RI Ke-77



Pasukan Paskibra SMPN 23 Senopi berpose bersama Kadistrik Senopi dalam rangka HUT RI Ke-77



Ratusan warga distrik Senopi kabupaten Tambrauw, Papua Barat menggelar HUT RI-ke 77 di depan halaman kantor Distrik Senopi, Rabu (17/8). Elemen warga yang hadir diantaranya terdiri diri dari para kepala kampung, tokoh-tokoh masyarakat, tenaga medis dan sejumlah tenaga pendidik yang mencakup dua distrik, distrik Senopi dan dan Mawabuan. 

Paduan suara SMPN 23 Senopi yang menyanyikan lagu nasional diselingi lagu khas daerah Papua turut mewarnai perayaan HUT tersebut.

Dalam sambutannya, kepala Distri Senopi, Laurens Titit, S.Si, merilis pernyataan sambutan Bupati Tambrauw, menggarisbawahi pentingnya kerjasama pelaku ekonomi untuk pemulihan selama wabah pandemi virus covid-19. "Kesulitan ekonomi yang dialami oleh masyarakat dan dunia usaha berdampak di kabupaten Tambrauw", ujar Kepala Distrik Senopi mengutip pernyataan bupati Tambrauw.

Dalam rangkaian sesi serba-serbi perayaan HUT RI tersebut yang mana untuk kedua kalinya di distrik Senopi, warga masyarakat tampak antusias memberikan semangat kepada siswa-siswi SMPN 23 Senopi, SD St. Yosep Senopi yang menampilkan bakat dan minat dalam bentuk tarian khas daerah. 

Sementara upacara penurunan bendera sore hari tidak semeriah pagi hari saat upacara puncak HUT RI Ke-77. Suasana lapangan upacara di depan kantor distrik Senopi dibayangi mendung dan gerimis membuat sebagian warga enggan menghadiri upacara. (Karl).




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Sang Khalik Memanggil Pulang

 Mendung hitam di langit akhir September  2014 seakan memberi isyarat pada penghuni jagat bahwa ada unsur kehidupan semesta yang pamit pulang ke keabadian. Berpisah kepada kehidupan untuk kembali lagi ke tanah. Penghujung September kelabu, tak ada  riang menghiasi wajah-wajah anak jagat. Malaikat maut merampas kebahagiaan, menghalau kegembiraan. Menyoraki tangisan dan nestapa. Lonceng kematian terus berdentang kuat, mendendangkan kidung-kidung nestapa. Mendiang bapak Hermanus Huru pamit pulang ke rahim Ilahi. Pamit tanpa basa-basi, namun meninggalkan wasiat-wasiat tersirat menjadi catatan-catatan dan kenangan-kenangan yang terbungkus rapi dalam balutan kalbu.  "Sebelum saya dipanggil pulang, Tuhan perkenankan saya melihat anak-anakku bahagia". Sepenggal doa dirapalkannya ke langit yang rupanya disambut baik sang Khalik.  Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya saat perjalanan pulang dari RSUD Ben Mboy Ruteng, beliau dibuntuti sejumlah penyakit mulai dari khatara...

Penjajahan Pribadi

Pribadi kita dilahirkan ke semesta untuk suatu tujuan, untuk diri sendiri dan orang lain. Memiliki tujuan apabila berguna dan bermanfaat/berfaedah. Berguna bagi diri sendiri jika sanggup mempertahankan kehidupan yang sedang dialami, dalam bentuk dan cara apa saja. Sementara bagi orang lain atau sesama, berguna jika membawa keuntungan, dalam arti membawa efek yang baik.  Pribadi adalah manusia sebagai perseorangan (KBBI). Jadi, disebut pribadi apabila jika ditujukan kepada per-orang. Pribadi hanya khusus disebut untuk manusia! Tempat pertama manusia hidup adalah rahim ibu. Siapapun yang mengaku pribadi manusia, tidak pernah mengetahui pengalaman-pengalaman selama dalam kandungan, kecuali yang mengandung.  Baru setelah di alam kedua, seorang pribadi berinteraksi dengan lingkungan sosial yang disebut keluarga. Di sinilah tempat pertama pembentukan pribadi. Termasuk ajaran-ajaran apapun maupun mitos-mitos dalam semua dimensinya turut berpengaruh dalam pola sikap dan pengambilan ke...

Kids Zaman Now, Korban Perhambaan Teknologi?

 Istilah 'Kids Zaman Now' lebih diperuntukkan bagi anak-anak atau kalangan yang hidup di zaman sekarang. Perbedaan gaya hidup 'Kids Zaman Old' dan Kids Zaman Now' terletak pada kebiasaan. Kehidupan 'Kids Zaman Old' lebih mendominasi ruang nyata, sementara 'Kids Zaman Now' lebih mendominasi ruang maya. Kids Zaman Old ditandai dengan kesenangan seperti bermain kucing- kucingan, kejar-kejaran. Sedangkan Kids Zaman Now ditandai dengan kesenangan berselancar di internet, bermain game dan sejenisnya.Barangkali itulah yang membedakan Kids Zaman Old dan Zaman Now. Kata Kids sebagai bentuk jamak dari kid, diserap dan diadaptasi dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Kid berarti anak, sedangkan kids berarti anak-anak. Jadi, Kids Zaman Now berarti anak-anak yang hidup dizaman sekarang. Apa yang membedakan kehidupan anak-anak zaman sekarang dan zaman dulu adalah kebiasaan dan gaya hidup. Kids Zaman Now adalah generasi yang lahir tahun 90-an hingga tahun 2000-a...